Mujizat Itu Nyata

Kehadiran seorang anak adalah dambaan bagi setiap pasangan keluarga baru. Karena itu tidaklah menghe- rankan kelahiran seorang anak mendatangkan sukacita yang besar. Tuhan mengizinkan proses kelahiran anak kami lewat sebuah pergumulan yang besar, namun akhirnya kami mengerti bahwa dalam keadaan apapun Tuhan tetap hadir untuk menolong setiap orang yang percaya.

Kesaksian ini dimulai dari adanya tanda untuk mela- hirkan dari istri saya pada hari minggu tanggal 27 September 2009. Setelah dibawa ke rumah sakit dan diperiksa, dokter mengatakan bahwa proses kelahiran ini sangat beresiko karena usia kandungan belum menunjukkan waktunya untuk melahirkan. Karena hasil USG menunjukkan bahwa janin yang dikandung baru berumur 32 minggu dengan berat 1200 gram. Dokter melakukan tindakan memberikan obat penguat bagian paru-paru janin dengan maksud membantu menyelamatkan, serta mengurangi resiko yang mung- kin terjadi apabila proses kelahiran tidak dapat ditunda.

Hari minggu siang selesai pelayanan di gereja, saya bergegas ke rumah sakit. Betapa kagetnya saya men- dengar informasi tentang keadaan istri saya. Hampir semua anggota keluarga yang ada disitu memberikan komentar bernada pesimis. Dalam keadaan tertekan saya berusaha menguatkan hati saya pribadi dan juga istri saya. Kami menyerahkan semuanya kepada kekua- saan Tuhan dengan sebuah keyakinan bahwa Tuhan pasti menolong dan memberikan yang terbaik untuk anak-anaknya. Karena kami mengimani kela- hiran seorang anak adalah sebuah penggenapan janji Tuhan. Saya diteguhkan lewat ayat Firman Tuhan saat teduh minggu pagi itu, yang tetap saya ingat sampai hari ini yaitu dalam

Roma 8 : 15 ( Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadi- kan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: "ya Abba, ya Bapa!" ).

Setiap saat saya memperkatakan Firman Tuhan dan selalu mengingat janji-janji Tuhan untuk melawan semua intimidasi dan ketakutan yang begitu kuat menekan.

Akhirnya waktu yang dinantikan pun tiba, pada hari Senin tanggal 28 September 2009 jam 05.25 Wita, istri saya melahirkan seorang anak laki-laki dengan berat 1400 gram, panjang 36cm. Menurut keterangan Dr. Ary Ayat Santiko (Residen Obs Gin) kelahiran anak ini adalah sebuah mujizat, karena umumnya bayi lahir normal 36 – 42 minggu, berat minimal 2500 gram dan panjang minimal 40 cm. Anak kami di beri nama Gideon Petra Alfaryel Gampamole.

Hari demi hari kami merasakan tangan Tuhan menolong anak kami. Pada hari ke-21 dia sempat me- ngalami klimaks pada masa kritisnya, 23 kali berhenti bernapas sehingga harus dilakukan penanganan lebih intensive. Kami terus berdoa memohon kasih karunia Tuhan buat keselamatan anak kami. Setelah dirawat dalam incubator selama 54 hari untuk mencapai berat badan yang normal, akhirnya anak kami dapat diizinkan pulang kerumah. Saat ini dia telah berusia 2 tahun, dia tumbuh sebagai anak yang normal, sempurna tidak ada sesuatupun yang kurang, sungguh mujizat itu nyata.

Kalau Tuhan Yesus yang kita percaya dapat menolong kami Dia juga dapat menolong kita semua. Amin.

Kesaksian

SPONSOR

Unlimited Color Skins

Pick a Color

Backgrounds

Paper
Argyle
Triangles
Vertical
Type
Angled
Diamonds
Blocks
Wood
Grid
Pinstripe
Geometric
Scales
Dots